Jaringan Komputer
Pada era sekarang ini, dalam kesehariannya, komputer telah menjadi realitas kehidupan sehari-hari manusia. Tidak hanya digunakan oleh pengguna kantoran saja, sudah banyak sektor-sektor lain yang menggunakan komputer untuk membantu aktivitas mereka, termasuk di dalam dunia pendidikan. Akan tetapi, tidak banyak dari mereka yang memahami mengenai jaringan komputer yang digunakan. Oleh karena itu, di dalam blog ini saya akan berbagi informasi mengenai jaringan komputer tersebut.
Ada beberapa pengertian jaringan komputer dari beberapa sumber:
1. Jaringan komputer adalah sekelompok dari dua atau lebih sistem komputer yang dihubungkan bersama-sama. (A network is a group of two or more computer system linked together.) -webopedia (Online Tech Dictionary for IT Professionals)
2. Menurut pakar jarngan komputer Izaas el Said, jaringan komputer adalah sebuah sistem di mana komputer yang terhubung untuk berbagi informasi dan sumber daya.
3. Menurut pakar telematika dosen dari universitas di Malaysia mendefinisikan bahwa sebuah sistem jaringan komputer melibatkan dua buah komputer yang dihubungkan dengan menggunakan media online atau online telepon.
Dapat diambil kesimpulan bahwa jaringan komputer adalah sekelompok komputer atau lebih terhubung satu sama lain secara elektronik. Ini berarti bahwa sebuah jaringan komputer juga disebut hanya sebagai jaringan, terdiri dari dua /lebih komputer, dan perangkat lainnya biasanya juga (seperti printer, modem, dan router) yang terhubung bersama sehingga dapat mengirimkan informasi satu sama lain dan dengan demikian perintah pertukaran dan berbagi data, perangkat keras dan sumber daya lainnya.
Manfaat jaringan komputer:
1. Berbagi sumber daya / pertukaran data
2. Mempermudah berkomunikasi / bertransaksi
3. Membantu akses informasi
4. Mampu memberikan akses informasi dengan cepat dan up-to-date
2. Mempermudah berkomunikasi / bertransaksi
3. Membantu akses informasi
4. Mampu memberikan akses informasi dengan cepat dan up-to-date
Jenis-jenis jaringan komputer:
Jaringan komputer berdasarkan area kerjanya dibedakan menjadi empat kelompok, yaitu:
1. PAN (Personal Area
Network)

PAN adalah singkatan dari personal area network. Jenis jaringan komputer PAN adalah hubungan antara dua atau lebih sistem komputer yang berjarak tidak terlalu jauh. Biasanya Jenis jaringan yang satu ini hanya berjarak 4 sampai 6 meter saja. Jenis jaringan ini sangat sering kita gunakan. contohnya menghubungkan hp dengan komputer
2. Local Area Network (LAN)
Jaringan komputer ini menghubungkan antar-PC (Personal Computer) atau server yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh, seperti di dalam gedung atau satu area bangunan dengan radius maksimum 10 km. Pada jaringan lokal ini, kecepatan pengiriman data relatif tinggi, yaitu antara 1–100 Mbps. Biasanya, jaringan lokal ini dimiliki dan dioperasikan oleh satu lembaga tanpa menggunakan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum. Jaringan komputer di lembaga pendidikan umumnya tergolong LAN.
3. Metropolitan Area Network (MAN)
Jaringan komputer ini memiliki radius 10–50 km. MAN merupakan pilihan untuk membangun jaringan komputer antarkantor dalam suatu kota dengan kecepatan transmisi antara 45–600 Mbps. Untuk membentuk jaringan MAN, dapat memanfaatkan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum atau menggunakan paket program radio.
Jaringan komputer ini memiliki radius 10–50 km. MAN merupakan pilihan untuk membangun jaringan komputer antarkantor dalam suatu kota dengan kecepatan transmisi antara 45–600 Mbps. Untuk membentuk jaringan MAN, dapat memanfaatkan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum atau menggunakan paket program radio.
4. Wide Area Network (WAN)
Jaringan komputer ini memiliki radius sangat besar, menghubungkan LAN dan MAN melewati batas geografis mencakup antarwilayah, antarnegara, dan antarbenua, serta bersifat milik umum. WAN memiliki kecepatan transmisi di bawah 1 Mbps.
Jaringan komputer ini memiliki radius sangat besar, menghubungkan LAN dan MAN melewati batas geografis mencakup antarwilayah, antarnegara, dan antarbenua, serta bersifat milik umum. WAN memiliki kecepatan transmisi di bawah 1 Mbps.
2. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data dibedakan menjadi: Jaringan terpusat
Jaringan ini
terdiri dari komputer
klien
dan peladen yang mana
komputer
klien
yang berfungsi sebagai
perantara
untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server.
Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga
terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klien membentuk
sistem jaringan tertentu.
3. Berdasarkan media transmisi data dibedakan menjadi: Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk
menghubungkan satu komputer
dengan
komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan
berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang
elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena
menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan
mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
4. Berdasarkan peranan Komputer dalam Proses Data
Jaringan Client-Server
Pada
jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer
server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi
komputer client dan diubah-ubah
melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer
client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan
komputer
server menyediakan informasi yang diperlukan
oleh
komputer client.
Jaringan Peer-to-peer
Pada
jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan
informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai
server.
5. Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Topologi BUS
Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T- Connector (dengan terminator 50 Ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T- Connector (dengan terminator 50 Ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Gambar Topologi Bus
Keuntungan :
• Hemat kabel
• Layout kabel sederhana
• Mudah dikembangkan
• Hemat kabel
• Layout kabel sederhana
• Mudah dikembangkan
Kerugian :
• Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
• Kepadatan lalu lintas
• Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
• Diperlukan repeater untuk jarak jauh
• Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
• Kepadatan lalu lintas
• Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
• Diperlukan repeater untuk jarak jauh
Topologi Token RING
Metode topologi token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan ke setiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
Metode topologi token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan ke setiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
Gambar Topologi Token Ring
Keuntungan :
• Hemat Kabel
• Hemat Kabel
Kerugian :
• Peka kesalahan
• Pengembangan jaringan lebih kaku
• Peka kesalahan
• Pengembangan jaringan lebih kaku
Topologi STAR
Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.
Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.
Gambar Topologi Star
Keuntungan :
• Paling fleksibel
• Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian
jaringan lain
• Kontrol terpusat
• Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
• Kemudahaan pengelolaan jaringan
• Paling fleksibel
• Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian
jaringan lain
• Kontrol terpusat
• Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
• Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian :
• Boros kabel
• Perlu penanganan khusus
• Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
• Boros kabel
• Perlu penanganan khusus
• Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
Topologi Peer-to-peer Network
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer A dapat memakai program yang dipasang di komputer B, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer A dapat memakai program yang dipasang di komputer B, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Gambar Topologi Peer to peer Network
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya Pentium III, dan ingin membeli komputer baru, katakanlah Pentium IV, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara di atas, topologi sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.
Referensi: Artikel Jaringan Komputer, webopedia.com(Online Tech Dictionary fot IT Proffesionals)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar